Jogja, Never ending story. Ini juga
salah satu kado sepulang dari Malaysia. Melepas penat setelah 5 bulan terkurung
dalam asrama kampus di Universiti Putra Malaysia, Jogja menjadi kunjungan untuk
sekedar melepas jenuh dan melepas rindu akan indahnya Indonesiaku. Pantainya
yang berpasir hitam membuat kaki kami kotor. Tidak ada pepohonan besar yang
menaungi pantai ini yang membuatnya menjadi pantai yang panas dan gersang. Tapi
yang namanya pengunjung juga gak sepi. Panas-panas main air laut dan main pasir
hitam yang halus. Ada yang naik delman, APV, dan kuda, ada yang jalan kaki, ada
yang tiduran, waaah, pokoknya bermacam-macam aktivitas ada di pantai ini.
perjalanan mbolang saya sejak saya punya HP berkamera. hehehe... Indonesiaku sungguh Indah...
Minggu, 12 Februari 2012
Senin, 06 Februari 2012
PARALAYANG, GUNUNG BANYAK, BATU
Batu itu never ending mBolang dech.
Cocok banget buat jiwa-jiwa bolangers. Dan untungnya aku dapat calon suami
orang Batu yang bisa nemeni aku mbolang everywhere.
Tempat ini tidak sulit untuk dijangkau, hanya saja dibutuhkan kendaraan yang
kuat melaju pada medan yang menanjak. Setelah menikmati bakso ala Gunung
Banyak, kami menuju spot paralayang
untuk menyaksikan sunset yang indah.
Negeri di atas awan, kata Mas Katon. Subhanallah, indahnya. Ketika menuju ke
paralayang, ada seseorang yang pernah kulihat, gendut dan gondrong. Sawang di
sawang san soyo suwe, eh, ternyata itu adalah Budi Klanting yang sedang liburan
ke Batu. Jadilah sesi foto-foto bareng artis ini berjalan mulus, ditambah lagi
baterai HP mereka ada lowbat semua,
dan akhirnya menggunakan HPku untuk foto-foto.
Bagaikan menggenggam matahari, sunset di sini begitu indah. Apalagi
bersamamu, B…
I LOVE YOU…
Kamis, 02 Februari 2012
BROMO – NEVER ENDING ‘MBOLANG’
Hadiah sepulang dari Malaysia nih.
Bersama B, Aliya, dan Irwan ‘Paijo’, naik motor menuju Bromo lewat Poncokusumo.
Melalui medan yang boleh dibilang tidak bersahabat untuk wisatawan. Jalan yang
tidak mulus, becek, dan sangat sepi, tapi view
yang disajikan tempat ini sungguh SUBHANALLAH. Dan lagi-lagi mulut kami
komat-kamit menggumamkan kekaguman kami. Kami memang tidak pernah jenuh
mengagumi keindahan alam yang ada di sekeliling kami.
Setelah melewati padang rumput yang
luas, kami dihadapkan pada lautan pasir yang juga gak kalah luas. Untung saja
saat itu musim hujan, jadi pasir-pasir ini cukup bersahabat untuk dilalui
sepeda motor. Kami berhenti sejenak untuk bernarsis-narsis ria dengan latar
belakang gunung Batok.
Sampailah kami di kaki Gunung Bromo.
Dengan mendaki puluhan anak tangga, kami menuju kawah Bromo. Dan berjumpalah
kami dengan pelajar Thailand yang sedang mencari ilmu di Gontor Putra. Setelah
jeprat-jepret di sana-sini kami turun. Tujuan selanjutnya adalah Pura. Karena
sepi dan pintu tertutup rapat, kami hanya sempat berfoto di bagian luar Pura.
Sabtu, 28 Januari 2012
JATIM PARK 1 DAN 2
Ini dalam rangka nemeni B kerja. Gak
ada tujuan wisata, dan gak ada yang spesial. Hanya saja, 4 tahun lalu aku belum
diijinkan naik tornado karena tinggi badanku kurang dari 150 cm. Dan kebetulan,
B dulu pernah kerja di sini, dan ketemu ma temennya yang jaga di Tornado, dan
hasilnyaaaaa… aku diijinin naik tornado gratis.
Sabtu, 03 September 2011
COBAN RONDO
Kalau coba yang satu ini udah jadi
tempat wisata yang ramai dikunjungi orang. Dan katanya gak afdol berwisata ke
Batu kalau belum ke Coban Rondo. Sama seperti coban-coban yang lain yang sudah
jadi tempat wisata, ada air terjun (ya elah, namanya juga coban), penjual
makanan dan cenderamata, dan ada wisatawannya (rame banget kalo di sini).
Bareng ma calon ipar dan saudara-saudaranya sehabis lebaran dan sebelum
keberangkatanku ke Malaysia, kami berkunjung ke Coban Rondo sejenak. Kalau yang
ini namanya bukan ‘mbolang’ tapi berwisata. Sepanjang jalan yang kami lalui
juga tak kalah indah dengan tempat-tempat ‘mbolang’ lainnya. Hijau sepanjang
jalan. Membuat damai, tenang, dan nyaman.
Sabtu, 30 Juli 2011
WAY KAMBAS, LAMPUNG
Magang kan gak cuma kerja doank. Ada moment
jalan-jalannya donk. Sedikit jauh dan berbahaya memang. Tapi belum ke Lampung
namanya kalau belum ke WAY KAMBAS. Perjalanan yang harus kami tempuh sekitar 4
jam dari Terbanggi Besar, Lampung Tengah. Tidak seperti yang kami bayangkan,
ternyata Taman Nasional ini tidak begitu terawat dengan baik. Tapi cukup
membuat keingintahuan kami akan Taman Nasional ini terpenuhi.
Senin, 18 Juli 2011
MAGANG DI GREAT GIANT PINEAPPLE CORPORATE, TERBANGGI BESAR, LAMPUNG TENGAH
Wooooooowww… benar-benar pengalaman
baru hidup di kebun nanas. Ketika setiap pagi harus mencari tebengan untuk
menuju LAKOP (PG/Plant Group I) dan naik truk ataupun JohnDeer, betapa suatu hal
yang baru. Setiap hari adalah hal baru. Pengolahan tanah, penanaman nanas,
panen nanas, makan nanas di lahan, dan puasa-puasa di jemur di tengah kebun
nanas.
Hmmm, banyak yang bisa diceritakan,
tapi rasanya tanganku sulit untuk menuangkannya dalam tulisan ini… hehehe,,,,,
Langganan:
Postingan (Atom)






